27 Okt 2016

Mengenal Pensil Modern

Pensil adalah alat tulis dan lukis yang awalnya terbuat dari grafit murni (Contohnya Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak). Penulisan dilakukan dengan menggoreskan grafit tersebut ke atas media. Namun grafit murni cenderung mudah patah, terlalu lembut, memberikan efek kotor saat media bergesekan dengan tangan, dan mengotori tangan saat dipegang. Karena itu kemudian diciptakan campuran grafit dengan tanah liat agar komposisinya lebih keras. Selanjutnya komposisi campuran ini dibalut dengan kertas atau kayu.

Ilustrasi Tips Mengenali Pensil Yang Berkualitas Baik

Pensil sekarang adalah alat tuilis dan gambar yang canggih sekaligus serbaguna, yang setiap tahun diproduksi di seluruh dunia hingga milliaran batang. Pensil biasa dapat membuat garis sepanjang 60 kilometer dan menulis 45.000 kata. Isi pensil mekanis, yang tangkainya dari logam atau plastik, tidak perlu diraut. Sebagai ganti grafit, pensil berwarna berisi bahan pewarna dan pigmen dalam puluhan warna.

Referensi: id.wikipedia.org

14 Okt 2016

Tips Jitu 16 Jadi Member PTC Yang Sukses

PTC adalah singkatan dari Paid To Click yang dalam bahasa Indonesia dapat berarti Dibayar Untuk Mengeklik. Apa yang harus diklik adalah sejumlah tautan milik pengiklan yang disediakan oleh situs PTC. Yang harus mengeklik tautan tersebut, tentu saja, member yang bergabung pada situs PTC tersebut.

Situs PTC sering kali dilabeli situs scam yaitu situs yang menjanjikan sejumlah uang kepada membernya namun uang tersebut tidak dibayarkan pada saat member memintanya. Namun disisi lain, member situs PTC tak kalah bandel dengan cara membuat akun sebanyak mungkin dengan menggunakan beragam nama pengguna.

Terlepas dari kekurangan situs PTC dan membernya dengan menjadi member situs PTC berarti menambah kesempatan untuk meraih sejumlah uang dengan cara yang mudah namun sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ilustrasi 5 Tips Sukses Ikut PTC

Berikut ini adalah tips sukses menjadi member PTC, yaitu:
  1. Mengakses Setiap Hari.Member harus mau mengakses situs PTC yang diikutinya setiap hari agar bisa menambah komisinya. Ada beberapa situs PTC yang secara otomatis memberitahukan membernya bila ada iklan terbaru atau hanya sekedar mengingatkan untuk tetap aktif.
  2. Sabar Menunggu. Setelah mengakses situs tentunya member harus mengeklik tautan iklan yang telah disediakan oleh situs PTC yang diikuti. Jumlah tautan iklan mungkin tidak akan sama setiap kali member telah mengakses situs PTC karena tergantung juga oleh pengiklan yang menggunakan jasa situs PTC tersebut. Jadi, jangan kecewa jika hari ini Anda mendapatkan banyak tautan iklan tapi dilain waktu hanya sedikit.
  3. Menyebar Tautan Referral. Salah satu keuntungan lain yang disediakan oleh situs PTC adalah sistem referral yang dapat membantu member untuk menambah jumlah saldonya. Pada umumnya situs PTC mendukung membernya untuk menambah referral dengan cara menyediakan tautan referral yang dapat disebarkan. Penyebaran tautan referral dapat dilakukan dengan beragam cara misalnya menyebarkannya melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Google Plus serta lainnya. Alternatif lainnya adalah dengan membuat blog yang kontennya berisi ajakan untuk bergabung ke situs PTC dimana member tersebut terdaftar.
  4. Merubah Jenis Keanggotaan. Keanggotan pada situs PTC sangat menentukan besaran komisi yang bisa diperoleh member. Keanggotaan Berbayar tentunya akan lebih menguntungkan bagi member dibandingkan dengan Keanggotan Gratis dimana banyak fasilitas yang akan didapatkan seperti jumlah tautan iklan serta prioritas pencairan komisi dan dukungan teknis lainnya.
  5. Membeli Referral. Selain merubah jenis keanggotan, alternatif lain untuk lebih cepat menambah komisi adalah dengan cara membeli referral. Kekurangan dari cara ini adalah apabila referral yang telah dibeli tidak aktif maka saldo komisi pun tidak bertambah. Oleh karena itu, perlu juga untuk mendukung referral jenis tersebut untuk bisa lebih aktif.
Semoga bermanfaat!

Referensi: kalihwelas.gq - Tips Jitu Jadi Member PTC Yang Sukses

12 Okt 2016

Pertimbangkan 3 Faktor Utama Saat Beli Rumah Pertama Kalinya

Kebanyakan calon pembeli rumah pertama belum memiliki pengalaman dalam hal jual beli rumah. Itulah mengapa mereka cenderung sulit untuk memilih hunian yang tepat. Pengalaman berbeda tentu akan terjadi saat pembelian rumah kedua, ketiga, dan seterusnya.

Belum lagi, calon pembeli rumah pertama biasanya memiliki keinginan yang cukup muluk dengan tidak ditunjang sektor keuangan. Mereka akan lebih mencari rumah murah dengan ukuran yang luas dan berada di lingkungan yang menjanjikan. Sayangnya kriteria tersebut sangat kecil kemungkinan untuk ditemui.

Guna mengatasi hal tersebut, ada beberapa hal yang bisa diterapkan agar Anda tidak menyesal dalam membeli rumah pertama.
  1. Rumah Tumbuh. Setiap orang tentu menginginkan rumah cukup luas, sehingga dapat menampung anggota keluarga beserta anak-anak nantinya. Namun begitu tak perlu terburu nafsu, Anda bisa membeli hunian dengan konsep rumah tumbuh, di mana rumah dapat dikembangkan secara bertahap dalam jangka panjang.Sebagai contoh, awal membeli rumah dengan luas bangunan sekitar 36 m2 dengan 2 kamar tidur. Seiring berjalannya waktu, ketika jumlah kamar bertambah seiring dengan jumlah anak yang dimiliki, Anda bisa memperluas rumah tersebut. Mulai dengan menambah jumlah kamar atau menambah ruang lain. Tentu saja Anda tetap dapat membangun rumah meski konsepnya bukanlah rumah tumbuh, hanya saja hal itu memakan budget lebih mahal ditambah dengan banyaknya sampah material. Pasalnya, rumah tumbuh sudah memikirkan dengan matang pertumbuhan rumah berdasarkan dengan apa yang direncanakan.
  2. Fasilitas. Demi menunjang kebutuhan hidup keluarga, lingkungan rumah juga harus memiliki fasilitas yang memadai. Setidaknya, jarak rumah dengan rumah sakit, sekolah, area komersial, serta transportasi umum tidak terlalu jauh. Mungkin sekarang Anda tidak terlalu memikirkannya, tapi suatu saat, kita membutuhkan segala hal ittu guna menunjang taraf hidup di kemudian hari.
  3. Kenyamanan. Ada dua faktor terkait kenyamanan hunian, yakni faktor internal dan eksternal. Kenyamanan internal adalah terkait bangunan rumah, mulai dari sirkulasi, penggunaan material yang ramah lingkungan, tinggi sealing, dan sebagainya.

Sementara faktor eksternal adalah faktor di luar rumah atau terkait lingkungan di mana rumah Anda berada. Misalnya lingkungan yang bebas banjir, tidak rawan kejahatan, hingga akses jalan yang mudah dilalui. Banyaknya ruang terbuka hijau juga perlu diperhatikan agar kualitas hidup keluarga Anda dapat terjaga dengan baik nantinya.

Sumber: finance.detik.com